Moving On is Harder When You Don't Have The Reason to Move On!

05.00

Judul panjang diatas emang rumit kalau di English kan. Walaupun Traffic blog bakal naik kalau judul diatas ditulis dalam bahasa Indonesia. Tapi tetep aja rasanya kurang cool! HAHAHA

Moving On is Harder When You Don't Have The Reason to Move On!
alias
Move on itu makin susah ketika kamu gak tau apa alasanmu untuk move!

Have you ever feel that way?
Aku yakin 90% remaja di Indonesia pasti pernah mengalami hal diatas dan 10% remaja Indonesia sisanya adalah yang belum pernah mengalami hal diatas karena masih dalam situasi ena ena sama pasangannya, yang tentunya prosentase itu bakal jadi 100% kalau mereka udah ga ena ena sama pasangangannya.
(tolong dengan bijak memahami kalimat diatas atau lebih baik lupakan prosentase ngawur yang aku buat itu)

Awalnya ini gara-gara gak sengaja YouTube ku nge-play lagu The Script dari awal sampai akhir, yang ternyata aku baru sadar kalau lagu yang mereka jual kebanyakan berupa lagu broken heart dengan lirik yang bikin kamu tambah desperate ketika lagi patah hati. Hingga akhinya terputarlah lagu-lagu American Football yang ternyata musik dan lirik mereka yang lebih simple dengan beat yang rada kalem makin bikin kamu menangis belum suntuk malam - rapih repeh ripah gemah - leonada - 

Karena suasana yang dibangun oleh The Script di lagu Six Degree of Separations di malam minggu pukul 00.30 menjadikan aku mengingat beberapa kejadian di setengah akhir tahun lalu yang tanpa sadar ternyata kini udah berjalan 7 bulan dan masih kerasa kaya baru kemarin. Ditambah tanpa sengaja, alunan intro yang lumayan panjang dari American Football yang judulnya For Sure dengan beberapa lirik kalimat yang cukup singkat tapi padat tiba-tiba ter-play dan terbukti berhasil membuat aku makin baper.

June seems too late, delayed
Maybe for the better

Imagine us together
We're relatively stable and tentatively able
To say for certain whether this uncertainty
Is for sure 

Gak sampai situ, alunan melody di lagu The Summer Ends yang awalnya kukira bakal biasa aja tapi ternyata berubah setelah Mike Kinsella memulai kata-kata I'm Thinking About Leaving yang bikin aku langsung dengerin dengan seksama dari awal hingga akhir.

I'm thinking about leaving
And how I should say goodbye
With a handshake
Or an embrace
Or a kiss on the cheek
Possibly all three

Well maybe I've been wrong
Maybe my intentions are irrelevant
But honestly it's not just for me

We've both been so unhappy
So let's just see what happens when the summer ends

Satu bait pertama sukses bikin aku kembali mengingat suatu kejadian dimana there is someone that put so much effort to try and talk to me about how to say goodbye in our "not really" relationship.
Dengan beberapa penjelasan yang sejujurnya aku paham, tapi berusaha untuk gak paham biar gak sakit-sakit amatlah. Suggestion is a good medicine anyway, dan pelan-pelan berusaha menerima dan mengerti hingga tercapailah keputusan, OKE, MOVING ON AND GETTING ON DUDE!

Honestly, aku tidak melihat sesuatu yang minus dari hubungan (anggap saja pertemanan) ini. Beruntungnya, I change better than before ketika kita saling kenal and we are okay, we are fine, we are good in communication, we match each other, bla bla bla. So, bagiku yang masih terus menerus mensugesti diri sendiri untuk move on dan kembali sadar bahwa I don't have any reason for moving on.

Oke, tulisan ini gak mungkin cuma berhenti sampai disini.

So, apa yang aku lakukan?

Sejujurnya, dengan tidak mengikutinya di media sosial manapun itu membuatmu lebih baik. Unfollowing his Instagram, blocking his Line and WA and hiding his facebook.
Disisi lain, terus mensugesti diri untuk move on dan terus sibukkan diri dengan aneka kegiatan juga amat sangat membantu.
Dan jalani prinsip The Simple Life.



YES, blocking his number is useless 'cause you'll just text or call him when you missed him and when I want to see him, I'll just let him know, and I don't care what he'll say.

It is make you much better?
Just a little bit.
Tapi seenggaknya aku udah berusaha, menikmati proses dari cara ini dan masa bodoh dengan respon yang nantinya bakal aku terima. Sampai akhirnya nanti aku menemukan alasan untuk move on.

HUWAHAHAHAHAHA

Sebenernya aku nulis ini karena pasti topik kayak gini traffic nya tinggi hingga terangkatlah blog aku yang baru seumur jagung ini. DA / PA jadi keangkat, akhirnya bisa jadi modal buat ambil job review blogger. HAHAHA

And, this story is real.
Up until now and I don't know when it will come to an end.

You Might Also Like

2 komentar

  1. Olala..jadi neng cantik aama tho pemilik rumah ini

    BalasHapus
  2. huwhahahaha iseng bikin2 di bantu mas maman mbaak wkkwkw

    BalasHapus

Instagram